Hampa

Posted: May 31, 2014 in Sajak
Tags: , ,

Sekian lama diri menanti
Tak kunjung jua kumenemukan arti
Entah kenapa hingga kini kuberhatan untuk sendiri
Walau rasa sepi ini, lagi dan lagi selalu menghantui

Rasa takutku mulai berdatangan
Pilu, kumulai merasakan
Awan hitam diatas kepalapun sepertinya enggan menangis
Mengetahiuku mulai menepis, menangkis semua tuduhan sadis

Hanya hampa, rasa yang tak akan pernah sirna
Gelak tawa menghujam perih merajam pedih
Kerasnnya batupun tak sanggup menjadikan sakit
Terlalu kebal, terlalu tebal daging pembungkus kulit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s