Sepi

Posted: June 1, 2014 in Sajak
Tags: ,

Dalam sendiri kuberteman sepi
Hampa tak bertepi kuberdiri
Merenungkan segala yang terjadi, ah semoga ini semua mimpi
Ya…. semoga ~
Sebuah kata pengawal doa
Pengantar harapan penguat asa dan (berharap) mampu memantapkan jiwa

Semakin kuat kuyakinkan diri untuk menembus dinginnya kata sendiri
Semakin kuyakin bahwa berdiri dan berlari tak mampu mengejar mentari
Ah, sudahlah
Sekali sendiri akan terus sendiri dan akan tetap sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s