Aku Bertahan

Posted: September 18, 2014 in Sajak
Tags: ,

Aku berusaha untuk menutup mulut,
Bukan menghindari ribut
Apalagi lari dari maut

Aku berusaha untuk diam,
Bukan karena langit yang mulai menghitam
Ataupun disebabkan oleh kedatanganmu diam-diam

Aku cuma berusaha tenang,
Sekalipun dadaku membuncah hebat
Meskipun tubuhku melemah dengan cepat

Bertahan memang tak semudah bayangan
Berusaha tetap berdiri sungguh tak seperti mati suri
Ya, kuyakin kubisa bangkit dari rasa sakit
Kupastikan untuk terus tersenyum walau dijerat pendulum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s