Review: Voice

Posted: May 28, 2015 in Buku

Dulu masih kecil kalo ditanya pengen jadi apa dengan mantap kujawab pengen jadi guru. Mungkin ingin meniru jejak ibuku. Jaman berganti, usia bertambah cita-citapun berubah. Keseringan nonton anime, tiba-tiba kepikiran pengen jadi pengisi suara (seiyū). Apalagi setelah nonton curious george, keinginan untuk menjadi seorang seiyū semakin besar (sesungguhnya suaranya george itu lucu). Tapi keinginan hanyalah keinginan. Belum ada kemauan untuk memulai. Entah belajar olah vokal,  berkenalan sengan seiyū lain atau yang lainnya.

Tempo hari ke togamas nemu novel karangan Ghyna Amanda, “Voice”. Bercerita tentang perjalanan seorang Kirana bersuara mas-mas yang secara “tidak sengaja” menjadi seorang voice actor bertemu sosok akira yang bercita-cita menjadi seiyū. Batu terjalan ada dimana-mana mulai dari prasangka dia sendiri, cibiran voice actor disekitarnya dan sosok Akira itu sendiri. Tapi seiring berjalannya waktu, berkat latihan dan kerja keras akhirnya ia mampu menjadi pengisi suara karakter utama laki-laki.
image

Sangat menyenangkan membaca novel ini seakan keinginan terpendamku muncul dipermukaan (untuk sementara waktu). Beberapa kali sempat menitikkan air mata karena terharu dengan jalan ceritanya. Kisah percintaan dinomor duakan (oke, Kirana gak diceritakan jadian dengan Akira dan disitu saya cukup bahagia) mengingat dunia per-voice actor-an menjadi titik pusat dalam kisah ini.
So far suka….. 🌟🌟🌟🌟

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s