Posted: June 3, 2015 in Kakikomi

Kadang hati bertanya-tanya kapan dipertemukan
Namun lubuk hati terdalam berusaha mengingatkan
Sudah pantaskah untuk menghadapi pertemuan?
Sudah pantaskah menjadi pendamping pasangan?
Mundur teratur seketika

Siapapun, dimanapun
Mungkin saat terindah itu akan datang
Mungkin kesabaran dalam penantian sangat dibutuhkan
Mungkin berserah dan terus memperbaiki diri harus makin ditingkatkan
Bukankah sosok terbaik itu adalah impian?
Lantas sudahkah diri ini menjadi yang diimpikan? Juga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s