Kemacetan di Indonesia

Posted: September 12, 2015 in Lomba Blogging
Tags: , , ,

Macet, dalam istilah kerennya yaitu stagnansi. Siapa sih yang suka suasana macet? Yah tentu saja gak ada. Kemacetan? Itu adalah keseharian yang dibenci tapi memang harus dijalani, mau bagaimana lagi…😦

Indonesia memang tergolong negara dengan jumlah penduduk terpadat di urutan lima besar di dunia. Dengan jumlah yang besar tidak menutup kemungkinan untuk memiliki jumlah yang besar dalam hal alat transportasinya yang mendukung mereka dalam melakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain dengan tujuan tertentu, bekerja misalnya. Sarana dan prasarana pendukung seperti jalan raya yang ada memang sebenarnya sudah mendukung. Tak hanya jalan utama, melainkan juga disediakan jalan bebas hambatan atau biasa dikenal dengan sebutan jalan tol. Namun masih juga tidak bisa yang namanya menghindari kemacetan yang terjadi terutama di kota-kota besar dan Jakarta salah satunya.

Beberapa upaya telah dilakukan pemerintah untuk dapat menertibkan kendaraan di jalan raya. Apakah macet bisa diatasi? Belum. Buktinya, hingga sekarang pada jam-jam berangkat dan pulang kerja banyak titik kemacetan terjadi. Polisi sebagai pengatur lalu lintas memang sudah bertindak tegas. Tetapi tak kunjung juga macet bisa diatasi.

Adakah hal yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah ini dari kacamata seorang polisi? Hmmm…. sepertinya memang ada beberapa hal yang bisa jadi dapat dilakukan kepolisian. Misalkan:

  1. Turun langsung ke jalan

Cara ini sepertinya sudah banyak diterapkan oleh pak polisi. Apalagi untuk pagi hari. Tapi ada hal kreatif yang bisa dilakukan jika mereka turun ke jalan raya, misalnya dengan menggunakan sepeda (gowes), seperti yang dilakukan polisi di Pasar Gadang, Kabupaten Malang. Dengan mengenakan helm dan mengayuh sepedanya para polisi berusaha untuk mengatur kendaraan yang memicu kemacetan terutama angkot yang ngetem sembarang tempat. Tentu saya hal ini mengurangi rasa capek mereka daripada jalan kaki. Atau polisi yang ada di Medan mereka mengenakan sepatu roda. Cukup praktis sehingga dapat menyerobot celah-celah kemacetan tanpa terjebak ditengah macet juga dalam mengatur kendaraan. Mungkin kedua cara tersebut dapat diterapkan para polisi di Ibukota😀

  1. Memasang kamera CCTV di beberapa titik

Ini juga sebenarnya sudah diterapkan di Ibukota. Dengan adanya kamera bisa tau dimana saja titik kemacetan dan polisi melalu pesawat radio melaporkan kepada para pendengar yang ingin melewati jalan tersebut dapat mengalihkan ke jalan lain yang tidak macet. Jadi ingat para polwan cantik yang beberapa kali muncul di layar kaca memberikan informasi titik kemacetan dan menginstruksikan untuk menghindari titik-titik kemacetan lalu lintas.

  1. Memberlakukan tilang

Memang tilang adalah hal yang paling di benci oleh masyarakat. Kadang dalam keadaan terdesak entah lupa tidak membawa surat-surat yang seharusnya dibawa atau memang tidak memiliki, mereka akan diberhentikan secara paksa oleh polisi untuk ditindak. Padahal hal tersebut tujuannya baik, untuk mengatur ketertiban dan keselamatan pengguna jalan. Selain itu bisa kita lihat di kota-kota besar yang memiliki kemacetan tinggi. Setelah ditelusuri banyak kendaraan bermotor yang tanpa surat-surat ataupun kendaraannya yang tidak standard. Jika dilakukan tilang, maka masyarakat akan merasa malas untuk bepergian dengan kendaraan pribadi mereka dan beralih ke kendaraan umum. Tentu saja hal ini secara tidak langsung juga dapat menekan kemacetan. Selain tidak adanya surat dan tidak standard nya kendaraan bermotornya, polisi juga bisa menilang para pengguna jalan yang tidak menaati peraturan lalu lintas. Misalkan berkendara di bahu jalan, di trotoar, atau menyerobot disebelah kanan jalan. Kebayang para pengendara bakal berpikir dua kali untuk membawa kendaraan pribadinya dan akan beralih ke kendaraan umum😀

  1. Memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah

Sepertinya ini jarang di lakukan. Saya pernah menonton film jepang yang didalamnya bercerita tentang polisi yang tugasnya ke sekolah-sekolah untuk memberikan pengarahan kepada para siswa dalam hal berkendara di jalan raya. Para siswa akan merasa tergugah kesadarannya jika yang memberikan pengarahannya langsung polisi, bukan guru mereka melalui pelajaran setiap harinya. Bisa juga diadakan saat masa orientasi sebagai pengarahan. Selain itu kegiatan pramuka (dalam hal ini saka bhayangkara) juga berperan. Kerjasama langsung dengan kepolisian dan membantu tugas polisi terjun ke lapangan membuat kesadaran para siswa terhadap ketertiban berlalu lintas terbentuk. Mereka akan menjadi terbiasa untuk disiplin sehingga jika suatu saat nanti para siswa yang menjadi pengguna jalanpun akan merasa bertanggung jawab dalam menaati peraturan lalu lintas.

Mungkin itu beberapa tips yang bisa dilakukan polisi untuk bisa memecah kemacetan. Tentu saja semua kembali ke pribadi masing-masing. Kadang polisi berupaya sekali untuk bisa mengurangi bahkan menghindari kemacetan, tapi kalau masyarakatnya gak ikut mendukung ya bakal sia-sia usaha yang dilakukan oleh polisi. Semoga Indonesia sesegera mungkin terhindar dari yang namanya macet meskipun entah itu bisa terjadi tahun berapa😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s