Perempuan itu, Aku

Posted: September 13, 2015 in Lomba Blogging
Tags: , , ,

Apa yang ada di benak kita ketika mendengar kata “wanita”? seorang yang anggun, feminim, keibuan? Ah sungguh jauh dari kepribadianku.

Ya, aku adalah seorang “perempuan” yang setengah-tomboy, grusa-grusu, menyukai hal yang berbau maskulin dan yang paling parah, aku tidak suka mengenakan rok. Mengapa aku menggunakan istilah perempuan? Bukan wanita? Bagiku perempuan itu lebih terlihat normal, sedangkan wanita hanya pantas disandang oleh seseorang yang memang dari segi sikap dan sifat mengeluarkan aura seorang An-Nisa’ pada umunya, seperti yang tertulis dan Al-Qur’an surah ke-4.

Kepribadian ganda, bukan sih…. kepribadianku bukan satu pula, tapi setengah hahaha…. setengah gak paham seperti apa aku ini sebenarnya. Dalam hal berbusana, seperti yang sudah kusebutkan diatas, gak bisa disebut wanita feminim. Dari segi sikap, gak ada sama sekali jiwa keibuan, mengayomi. Malahan lebih mengarah ke cuek, tidak peduli, apatis pada orang lain bahkan.

Namun, secuek-cueknya aku masih ada lah perhatian ke kesehatan. Baik itu kesehatan jiwa maupun raga. Ya, tiap hari gak pernah lalai untuk menunaikan kewajiban shalat 5 waktu secara rutin, teratur dan tepat waktu. Selain itu berusaha tersenyum juga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan jiwa. Jadi pikiran tidak ada yang namanya galau, hati insya Allah berpikiran positif terus. Sedangkan dari sisi raga kesehatanku juga selalu kujaga. Tentunya mandi teratur sebelum dan sepulang kerja (pulang kerja mandi dengan catatan jika pulangnya dibawa jam 6 sore, hahaha. Diatas itu mandi diakumulasi besok paginya😀 ). Bahkan jika tidak mandi aku selalu mencuci muka sembari berwudhu, mengenakan bedak tipis dan tak lupa memakain lip balm untuk melembabkan bibir.

Kadang heran juga jika ada yang bertanya: kamu gak pakai lipstik ya? Ati-ati bibirnya gak dirawat bisa kering dan pecah-pecah. Nanti malah berdarah lo…. padahal tak ada yang tau kalau diam-diam aku memakai lipbalm. Emang sih warnanya tak terlihat, tapi kan khasiatnya terasa. Sekalipun warnanya soft, tapi saat kita tersenyum terlihat bibir sehat kita. Terasa lembab dan itu bisa memberi warna kan buat senyum kita. Jadi gak perlu warna mencolok agar bibir kita ada warnanya.

Khalisa lip care 4 copyKepribadian boleh biasa saja, tapi kesehatan bibir harus kita serahkan peda ahlinya. Khalisa lipbalm, lembutkan dan warnai tulusnya senyumku, senyum perempuan Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s